Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist Rukun Islam

Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 177, Yang artinya,

 "Tidak lah menghadapkan wajah kalian ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, tetapi sesungguhnya kebajikan itu adalah beriman kepada Alloh, hari akhir, para malaikat, kitab-kitab, para nabi, dan memberikan harta yang dicintai nya kepada kerabat nya, anak-anak yatim, orang orang miskin, musafir dan orang orang yang meminta minta, dan memerdekakan hamba sahaya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, serta orang orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan, mereka itulah orang orang yang benar imannya dan mereka itulah orang orang yang bertakwa ".

Dan firman nya dalam surat al mukminun ayat 1,

" Sesungguhnya beruntunglah orang orang yang beriman ".

Penjelasan

Maksudnya jauh dari kekufuran dan berbagai hal yang hina. Dan ayat tersebut bersifat kemperhensif mencakup seluruh kesempurnaan kemanusiaan secara keseluruhan. Meskipun ayat ini panjang dan menyangkut hal yang bercabang-cabang, tetapi pada hakikat nya mencakup tiga hal yaitu:

Pertama, kebenaran akidah yang tercermin dalam firman, "Beriman kepada Alloh, hari akhir, para malaikat, kitab-kitab, para nabi... "

Kedua: bermua'syarah atau bergaul dengan baik, yang tercermin dalam firman: "Dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak-anak yatim, orang orang miskin, musafir dan orang orang yang meminta minta dan memerdekakan hamba sahaya"

Ketiga: pembentukan jiwa yang tercermin pada firman nya 
"Mendirikan shalat, menunaikan zakat, serta orang orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang orang yang bersabar dalam kesempitan, penderita dalam peperangan. Mereka itulah orang orang yang benar imannya dan mereka itulah orang orang yang bertakwa".

Allah telah berfirman dalam surat al mukminun surat 1 sampai 11,yang artinya, 

"sesungguhnya beruntunglah orang yang beriman, yaitu orang orang yang khusuk dalam shalat nya, dan orang orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna, dan orang orang yang menunaikan zakat dan orang yang menjadi kemaluannya, kecuali terhadap istri istri mereka atau budak budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa yang mencari dibalik itu, maka mereka itu melampaui batas. Dan dan orang orang yang memelihara amanat yang dipikulnya dan janjinya, dan orang orang yang memelihara shalat nya, mereka itulah orang orang yang akan mewarisi, yaitu yang akan mewarisi surga Firdaus, mereka kekal didalamnya".
Al Karmani mengemukakan, "dengan demikian itu, ia mengetahui bahwa iman yang mendatangkan keberuntungan dan keselamatan adalah iman yang didalam nya terdapat berbagai amal shalih seperti yang disebut dalam ayat tersebut, kata aflahah dalam ayat tersebut berarti keberuntungankeberuntungan"

Sedangkan Ibnu Batthal berkata, "pembenaran merupakan tindakan pertama iman, dan penyempurnaan nya dilakukan melalui hal hal tersebut".

Dan mengenai ayat yang pertama tadi, surat al Baqarah ayat 177, Al Karmani menyebutkan, " Artinya, orang yang berbuat kebajikan adalah yang beriman. Dan sisi penggunaan ayat ini sebagai syahid adalah bahwa ayat ini menyebutkan orang orang yang bertakwa sebagai pemilik sifat sifat dan amal amal tersebut. Dan yang dimaksud orang orang yang bertakwa dari kemusyrikan, mereka itulah orang orang mukmin atau orang orang mukmin yang sempurna ".