Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Pendahuluan by Musthofa Muhammad Imarah

 Segala puji bagi Allah, Tuhan semua alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada para Nabi dan Rasul serta Nabi Muhammad shallallahu alahi wasallam, serta keluarga, dan para sahabat beliau. 


Ya Tuhan kami, karuniakan rahmat dari sisi-Mu kepada kami dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami. Dan jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang berbahagia. Wafatkanlah kami di atas dua kalimat: iman dan petunjuk. Ya Tuhan kami, segala puji hanya bagi-Mu, atas limpahan nikmat dan karunia-Mu. Rasa syukur hanya layak ditujukan kepada-Mu atas taufik, anugerah, dan kebaikan-Mu. Pujian dan rasa syukur yang dapat mengantarkan kami sampai pada keridhaan-Mu, keduanya yang akan memberikan tambahan kebaikan, serta menyelamatkan dari kemurkaan-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, yaitu kesaksian yang menyelamatkan dari api neraka, yang pengucapnya akan digiring bersama orang-orang yang berbuat baik. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus rasul-Nya, yang pohon kerasulannya sangat tinggi dan kenabiannya pun menghampar luas. Berbagai mimbar menjadi mulia karena menyebut nama beliau. Beliau ada seorang rasul yang banyak mendatangkan kebaikan, yang membukakan pintu-pintu kebahagiaan dan petunjuk. Dan beliau sama sekali tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu. Beliau sangat terkenal dengan keadilannya. Beliau yang menyebarkan dan mendukung penuh agama Allah. Semoga kesejahteraan dan keselamatan senantiasa terlimpahkan kepada beliau, keluarga, dan para sahabatnya. Yaitu kesejahteraan yang sebenarnya dan kesucian yang murni, yang dengan mengucapkannya akan mendekatkan kita kepada beliau. 


Mudah-mudahan Allah memberikan keridhaan kepada para imam dan ulama kaum muslimin yang mempunyai kepedulian dan perhatian dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan yang berjalan berdasarkan pada syariat-Nya, yang menerapkan semua ajaran wajib maupun sunah, dan yang menegakkan syariat sehingga tersebar di belahan barat maupun timur bumi ini. Ya Allah, berikanlah rahmat kepada mereka serta dekatkanlah kami kepada mereka semua dan berikanlah kepada kami petunjuk dengan mengikuti untunan mereka. Tidak ada yang dapat memberikan taufik kecuali hanya Dia semata. Kepada-Nya saya bertawakal dan kepada-Nya pula saya kembali. Aku serahkan semua urusanku kepada-Nya, karena Dia Maha Melihat semua hamba-Nya. 


Selama di dalam dada saya terus bergolak nilai firman Allah dan hadits Rasulullah, maka saya akan terus berusaha menerapkannya dalam kehidupan dunia saya dan mengambil manfaat untuk kepentingan akhiratku. Semua pengamatan dan penelitian akan terus menjadi bekal dan simpananku baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Lemahnya daya ingatku dan banyak kesalahanku membuatku selalu ingin berbuat lebih banyak dan banyak lagi serta berusaha terus mendengar hadits-hadits Rasulullah dan mengkaji firman-firman Allah. Hal itu tampak pada saat kunjungan sahabatku, yang mendatangkan nasihat dan saran untuk mereka. Dan sekuat tenaga saya berusaha mengingatkan mereka akan agama mereka dengan mengharapkan pahala dari-Nya, sehingga tampaklah kelemahan yang ada pada saya, serta terlihat pula kebodohan diriku dan timbul kebutuhan yang mendesak untuk membaca buku-buku induk (ummuhatul kutub) dan bukan yang hanya sekadar ringkasan. Pada saat itu terbersit dalam hatiku untuk membaca kitab Imam Al-Bukhari yang sangat monumental dan penuh dengan kecemerlangan. Dari buku tersebut mengambil beberapa hadits dari kitab Imam Al-Bukhari tersebut untuk selanjutnya saya susun menjadi satu buku. 


Dan untuk itu, saya telah mendapatkan dorongan dari banyak pihak. Selanjutnya saya membaca dan menelaah kitab ini, setiap kali terpancar sinar, maka akan terus bertambah cahaya tersebut dan bahkan akan memberikan kesembuhan pada hati. Kemudian dengan memohon pertolongan kepada Allah seraya beristikharah kepada-Nya, sehingga dari usaha itu lahir sebuah kumpulan yang disarikan dari kitab Imam Al-Bukhari, dengan berdasarkan dari kejelasan kitab Syarhu Syaikh Al-Jasthalani. 


Segala puji dan syukur hanya bagi Allah, berkat pertolongan-Nya telah hadir hadits sebuah kitab yang memuat berbagai hal yang dibutuhkan oleh jiwa dan dirindukan oleh pandangan mata. Di antaranya memuat hal-hal yang menyangkut etika, nasihat, bimbingan, dan masih banyak hal lainnya. Semuanya disajikan dengan sistematika yang menarik dan gaya bahasa yang mudah, sebagai peringatan bagi orang-orang yang bertakwa, pelajaran bagi orang-orang yang berilmu, dan penenang bagi orang-orang yang takut, serta hujjah alas orang-orang yang bermaksiat. Yang dapal dijadikan sebagai petunjuk bagi setiap orang. Karena, buku ini penuh dengan berbagai penyejuk jiwa, penenang hati, serta makna yang dapat menarik pendengaran, yang mempunyai kejernihan yang melebihi air. Seandainya dibacakan kepada batu, maka batu itu akan pecah berantakan, atau kepada bintang-bintang, niscaya akan berjatuhan. 

Demikian itulah karunia dan keutamaan dari Allah  dan cukuplah Dia sebagai penentu dan pelindung. Dia yang memberikan hikmah dan pelajaran kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa diberi hikmat oleh Allah, maka ia telah diberi kebaikan yang melimpah ruah. 

Kepada semua pembaca yang budiman, saya persembahkan buku ini kepada Anda semua dengan penuh rasa hormat. Di dalamnya terdapat hadits-hadits shahih yang dinukil dari dua sumber, yaitu: Imam Al-Bukhari dan Syaikh Qasthalani. Buku ini merupakan salah satu wujud kebaikan mereka berdua, yang syarat dengan hal-hal yang menyenangkan, yang jika diibaratkan kebun, maka kebun itu penuh dengan bunga-bunga yang mekar dan semerbak mewangi. Buku ini akan menjadi penghibur bagi yang sedang kesepian, teman yang sangat baik bagi yang tengah dalam kesendirian, dan sahabat yang menyenangkan dalam perjalanan. Selain itu, ia juga sebagai tetangga yang baik, ustadz yang rendah hati, dan pengajar yang sangat tawadhu, dan pembimbing yang sangat jujur, yang memberikan petunjuk ke jalan yang lurus, serta mengantarkan kepada kenikmatan yang abadi. 

Buku ini saya beri judul Jawahirul Bukhari: Jumlah hadits Mukhtarah minal Kitab Ash-Shahih. Seluruh riwayat dan ungkapan Al-Bukhari adalah mutiara, sinar yang memancarkan sinar terang. dan bintang-bintang yang gemerlapan. Dan buku ini adalah salah satu dari riwayatnya. Nama beliau ini selalu menjadi harapan bagi setiap orang. Karenanya, hendaknya rumah orang muslim tidak lepas dari nilai-nilai yang berharga ini dan ajaran yang bernilai sangat tinggi. Dengan harapan, semoga Allah memberikan pahala yang besar lagi melimpah serta menutup upaya ini dengan kebahagiaan dan keridhaan. 

Dalam buku ini, pertama-tama penulis menyajikan hadits Rasulullah. Sudah pasti penulis telah dengan sekuat tenaga melakukan koreksi dan meneliti lafazh hadits secara seksama. Setelah itu penulis baru memberikan penjelasan secara rinci sekaligus memberikan keterangan beberapa makna yang kurang dimengerti. Dan buku ini disusun sama seperti sistematika penyusunan buku Imam Al-Bukhari untuk mempermudah penelaahan buku yang asli sehingga tidak perlu membuang-buang waktu yang banyak sekaligus untuk menghindari hal-hal yang membosankan. 

Pada setiap hadits penulis beri nomor untuk mempermudah pembahasan, scbagaimana yang dibcrikan olch Imam Al-Bukhari. Semuanya itu penulis lakukan dengan harapan menjadi dakwah yang tulus lagi suci yang dapat dimanfaatkan oleh setiap orang sehingga manfaat itu akan kembali juga kepada saya kelak di dalam kuburku. Penulis berlindung kepada Allah dari niat mencari pujian atau popularitas melalui penulisan buku ini. Dan penulis berdoa mudah-mudahan semua usaha ini benar-benar tulus murni untuk mencari keridhaan Allah dan sebagai sarana untuk mencapai surga kenikmatan. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Tuhanku Mahalembut terhadap siapa saja yang Dia kehendaki, yang Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Segala puji bagi Allah yang telah memberikan petunjuk menuju (surga) ini. Dan Kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk seandainya Allah tidak memberi petunjuk kepada kami. 

“Saya tidak menulis buku itu, melainkan karena saya melihatnya sebagai petunjuk yang sesuai dengan tujuan, dan aku mengaharapkan pahala dengan menulis shalawat atas Sayyidul Musthafa, Ahmad (Muhammad)." 

Dan penulis mengharapkan kritik dan saran membangun dari para pembaca budiman atas kesalahan dan kelalaian yang ada dalam buku ini. 

“Dan saya tidak membebaskan diri dari kesalahan, sesungguhnya saya ini hanyalah manusia, yang bisa saja lalai dan lupa selama tidak terpelihara oleh sang Mahakuasa." 

Cukuplah Allah sebagai penolongku, dan Dia adalah sebaik baik penolong. Sesungguhnya karunia-Nya sangat luas dan melimpah, bagiku, Dia adalah penolongku satu satunya, yang selalu menjawab semua doa dan harapanku. Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpahkan kepada Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya secara keseluruhan. 

Musthafa Muhammad Imarah