DENGAN menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji hagi Allah, pujian yang tiada putus-putusnya. Rasa syukur penulis panjatkan atas karunia dan rahmat-Nya yang sangat agung. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad bin Abdullah shallallahu alahi wasallam, yang melalui dirinya Allah meluruskan agama yang menyimpang, dan dengan petunjuknya Dia menerangi jalan yang bengkok, membuka telinga-telinga yang tuli, membelalakkan mata yang buta, serta membukakan hati yang terkunci, dan semoga terlimpahkan pula kepada keluarga, para sahabatnya yang baik, dan para tabi'in.
Tampillah sekarang buku yang berjudul Jawahirul Bukhari dengan pakaian indah yang menyejukkan pandangan jika dilihat, melapangkan dada jika dibaca. Sebuah buku yang telah melalui pruses tashih yang panjang, koreksian yang ketat, serta ketelitian mencetak.
Kami persembahkan buku ini kepada kaum muslimin agar mereka mengerti dan memahami hukum melalui sunah Rasulullah SAW, serta mengetahui hadits hadits shahih yang disyarah dan bersumber dari ucapan makhluk terbaik yang oleh Allah disifati dengan hamba yang berakhlak mulia, sebagaimana yang difirmankan Nya sebagai berikut,
وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (AlQalam: 4)
Beliau seorang yang murah hati, dermawan, lemah lembut, dan senantiasa berpikir. Kalau toh diam, maka yang demikian itu merupakan yang terbaik bagi beliau, dan jika berbicara, maka yang demikian itu pasti suatu hal yang baik, dan beliau berbicara hanya berbicara secukupnya. Cukuplah bagi kita sabda beliau ini,
أَدَّبَنِي رَبِّي فَأَحْسَنَ تَأْدِيبِي.
“Tuhanku telah mengajari adab kepadaku, sehingga adabku benar-benar baik.”
Jika diibaratkan pohon, maka beliau mempunyai akar yang kuat, mempunyai cabang kemuliaan, dan yang dijaga ketat oleh malaikat Jibril, sedangkan penanamnya adalah Rabb, yang Mahamulia. Beliau adalah Muhammad yang mendapatkan wahyu dari Allah SWT. Semoga Dia melimpahkan kesejahteraan kepada beliau, keluarga, dan para sahabatnya.
Kami berdoa, mudah-mudahan Allah memberikan taufik terhadap apa yang diridhai-Nya. Dan semoga syukur yang kami panjatkan dapat menambah karunia dan anugerah-Nya. Sebagaimana kami, ya Allah, telah memohon kepada-Mu supaya Engkau menjadikan kami berjalan pada jalan kekasih-Mu, Muhammad dan menanamkan dalam hati kami kecintaan kepada beliau agar kami selalu mengerjakan sunahnya.
Hassan pernah bersenandung:
"Tidakkah engkau melihat bahwa Allah telah mengutus hamba Nya, dengan bukti bukti-Nya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahamulia.
Dia mengambilkan namanya dari nama-Nya untuk memuliakannya, dan Zat yang mempunyai 'Arsy itu mahmud (Mahaterpujil, dan ini adalah Muhammad.
Ia seorang Nabi yang datang kepada kami setelah adanya keputus-asaan dan jangka waktu dari agama dan berhala-berhala yang dijadikan sesembahan dimuka bumi.
Dia mengutusnya sebagai cahaya yang sangat terang lagi membawa petunjuk,
yang bersinar gemerlapan seperti terangnya bagian yang gemerlapan."
Sedangkan Allah sendiri telah berfirman,
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُمْ حَرِيصٌ
عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
“Sesungguhnya telah datang kepada kalian seorang rasul dari kaum kalian sendiri, berat rasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagi kalian, sangat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (At-Taubah: 128)
Segala puji bagi Allah pada awal hingga akhirnya. Kepada-Nya segala sesuatu disandarkan. Dan semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan seluruh sahabat beliau.