Penjelasan hadis
Di dalam hati orang Arab itu telah terbit cahaya islam, sehingga ia menerangi diri dengan petunjuk Rasulullah dan iman nya juga pun tumbuh subur di lingkungan nya.
Lalu ia datang kepada beliau dengan mengakui kenabian beliau, dan mengetahui seluruh mukjizat yang diperoleh nya, dan keimanan nya itu menjadi sebab keimanan kaumnya. Ia itulah Dhimam bin bin Tsa'labah saudara bani Sa'ad putra Bakar bin Hawazin, mereka itu adalah pembantu, pengasuh, dan pendukung beliau. Diantara mereka terdapat Halimatus Sa'diyah, yang merupakan pengasuh nabi shallallahu alahi wasallam.
Al Qadhi iyadh mengemukakan, "Yang jelas orang ini telah datang kecuali setelah memeluk islam, dan ia datang dalam rangka mempertegas dan memberitahu nabi.
Di dalam hadis tersebut terdapat beberapa manfaat, yang di antaranya:
A. Kebenaran pendapat para ulama yang menyatakan bahwa kaum awan yang memeluk islam karena taklid tetap disebut sebagai orang mukmin. Dan cukup baginya hanya dengan meyakini kebenaran tampa meragukan nya sedikitpun.
B. Diperbolehkan bagi pemuka kaum bertelekan di dalam majelis.
C. Menggunakan kata sumpah untuk mendapatkan keyakinan.
D. Popularitas Rasulullah sebagai seorang yang jujur, dan beliau sangat terkenal dengan predikat itu sejak masa jahiliyah dulu, sehingga hal itu dibenarkan oleh Dhimam.
Imam al-Bukhari menyebutkan hadis ini seraya berkata, "demikian ini qira'ah nabi shallallahu alahi wasallam yang diberitahukan Dhimam kepada kaumnya".