Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist Memperingatkan seseorang ketika salah


Penjelasan hadist

Para sahabat pernah melakukan suatu perjalanan, Lalu bertemu dengan Rasulullah. Kata arhaqna berarti kami telah mengakhirkan waktu shalat sehingga hampir memasuki waktu shalat berikutnya. 

Kemudian mereka cepat cepat berwudhuk, sehingga Rasulullah mengancam orang-orang yang tidak sempurna membasuh tumit nya dengan api neraka. 

Di dalam hadist tersebut juga terdapat dalil yang menunjukkan keharusan membasuh kedua kaki dalam berwudhuk. 

Ibnu Batthal berkata, "Para sahabat nabi itu meninggalkan waktu yang utama mengerjakan shalat karena mereka benar benar berharap bertemu Rasulullah dan ingin mengerjakan shalat bersama beliau, karena keutamaan shalat yang dikerjakan bersama beliau. Setelah mereka terdesak oleh waktu dan takut tertinggal, mereka berwudhuk dengan tergesa-gesa dan tidak melakukan nya dengan sempurna. Kemudian nabi mengetahui nya, maka beliau langsung melarang keras dan menegur ketidak sempurnaan wudhu mereka tersebut dengan bersabda, 

"Celakalah bagi tumit tumit (yang tidak sempurna membasuh nya) dari api neraka".

Hadis ini merupakan penafsiran bagi firman Alloh surat al maidah ayat 6, yang artinya, 

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian mengerjakan shalat, maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan sikut, dan sapulah kepala kalian dan basuh kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki".

Dan yang dimaksud di sini adalah membasuh kaki dan bukan mengusapnya. 

Dan dari hadist tersebut dapat diambil beberapa point. 

1. Orang yang mengerti harus menegur orang yang mengabaikan kewajiban maupun sunnah. 

2. Dalam melakukan peneguran itu hendaklah ia menggunakannya dengan suara keras. 

3. Menyebutkan permasalahan secara berulang-ulang sebagai penegasan terhadap kewajiban melakukan hal tersebut. 

4. Dalil tentang boleh nya mengeraskan suara dalam diskusi ilmiah. 

Keempat poin tersebut dikemukakan oleh al karmani. 

Dan berkenan masalah ini, Alloh telah berfirman. 
Al Ankabut ayat 69, 

"Dan orang orang yang berjihad untuk mencari keridhoan kami, maka kami akan benar-benar tunjukkan kepada mereka jalan jalan kami. Dan sesungguhnya Alloh benar benar beserta orang-orang yang berbuat baik".

Dan dalam surat Al Ankabut ayat 7, artinya, 

"Dan orang orang yang beriman dan beramal shalih, maka kami benar benar akan hapus kan dari mereka dosa dosa mereka dan benar benar akan kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan".

Selanjutnya, Firmannya dalam surat al Ankabut ayat 45. 

"Dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Alloh adalah lebih besar, (Keutamaan dari ibadah ibadah yang lainnya). Dan Alloh mengetahui apa yang kalian kerjakan".

Dalam surat Arrum ayat 15, Alloh berfirman, 

"Adapun orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira".