Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist orang badui bertanya tentang hari kiamat


Penjelasan Hadist

Pada suatu ketika, Rasulullah pernah memberi pelajaran kepada para sahabat, tiba-tiba ada seorang badui dari penduduk pedalaman yang bertanya kepada beliau, namun beliau tidak menoleh kepada orang itu dan tidak pula menjawabnya. 

Yang demikian itu dimaksudkan agar orang badui itu mengetahui etika dan tata cara bertanya. Dan termasuk metode pengajaran dengan cara menunda, menjawab pertanyaan dan melanjutkan penjelasan sampai selesai. 

Bisa jadi Rasulullah tengah menunggu turunnya wahyu atau kerena hendak menentukan pembicaraan atau bahkan hendak memberi pelajaran melalui sikap beliau tersebut agar diambil manfaat darinya. 

Bertolak dari hal tersebut, hendaklah sang hakim, guru, atau mufti (pemberi fatwa) untuk mendahulukan orang yang lebih awal. Di dalam hadist tersebut terdapat pelajaran mengenai etika muta'alim (siswa), yaitu tidak bertanya kepada guru ketika gurunya itu tengah sibuk berbicara atau tengah melakukan sesuatu. 

Selain itu, hadist tersebut juga mengajarkan kelembutan kepada siswa meskipun ia mengajukan pertanyaan sepele atau karena ia tampak kurang pintar. 

Kemudian di dalam hadist tersebut juga terdapat pelajaran, supaya si penanya menanyakan kembali kepada orang yang berilmu, jika penanya belum mengerti dan jelas dalam pertanyaan nya, "Bagaimana pengabaian amanat itu".

Ibnu Batthal mengungkapkan, " Di dalam hadist tersebut terdapat kandungan yang mengharuskan pengajar memberi jawaban kepada penanya. Jika ia mengetahui. Dan diharuskan pula bagi para pemimpin agar menyerahkan urusan kepada orang yang taat beragama, orang amanah, serta memperhatikan urusan umat secara keseluruhan. Karenanya, jika para pemimpin itu menyerahkan amanat kepada selain orang yang dasar keagamaan yang kuat, berarti telah menyia nyia kan amanat yang telah diwajibkan kepada mereka".

Dalam sebuah hadist lain Rasulullah pernah bersabda, 

‎‫لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُؤْتَمَنَ الْخَابِنُ.
‬‎
"Hari kiamat itu tidak akan tiba sehingga penghianat diberi kepercayaan".

Hal itu akan terjadi jika dunia telah didominasi orang orang bodoh dan orang orang yang benar sudah tidak lagi mampu menegakkan kebenaran dan tidak mampu pula mempertahankan nya. Demikian yang dikemukakan oleh Al karmani.