Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist: Perintah mengajarkan ilmu


Malik bin Huwairits bercerita, Nabi SAW pernah bersabda kepada kami,  

“Kembalilah kepada keluarga kalian, lalu ajarilah mereka.” 

Bahwa utusan Abdul Qais telah datang kepada Rasululah SAW, maka beliau pun berkata, 

“Selamat datang kepada kaum atau utusan. Mudah-mudahan tidak ada kesedihan dan penyesalan.” Mereka berkata, “Sesungguhnya kami datang kepadamu dari jarak yang teramat jauh, sedang antara kami dan dirimu terdapat (perkampungan yang berpenduduk) orang-orang kafir Mudhar, dan kami tidak dapat mendatangimu sekarang ini kecuali pada bulan haram. Oleh karena itu, perintahkanlah kepada kami suatu hal yang dapat kami sampaikan kepada orang orang yang hidup setelah kami, dan dengan nya kami dapat masuk surga.” Kemudian Rasulullah memerintahkan empat perkara kepada mereka dan melarang empat perkara juga kepada mereka: Beliau menyuruh mereka untuk hanya beriman kepada Alloh semata. Beliau bersabda, “Tahukah kalian apakah yang dimaksud dengan iman kepada Allah semata itu?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul Nya yang lebih tahu." Beliau bersabda, “Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah RasulNya, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa bulan Ramadhan, dan hendaklah kalian memberikan seperlima harta rampasan perang.” Dan beliau melarang mereka dari labu kering, guci hijau, pohon kering yang dilumuri dengan tir. 

Syu'bah berkata, barangkali belian bersabda, 

‎‫النَّقِيرِ وَرُبَّمَا قَالَ الْمُقَيَّرِ قَالَ احْفَظُوهُ وَأَخْبِرُوهُ مَنْ وَرَاءَكُمْ.‬‎


“Al-Nagir (batang pohon yang dilobangi).” Atau barangkali beliau bersabda, “Al-Magir.” Dan beliau bersabda, “Peliharalah hal tersebut dan beritahukan kepada orang yang ada di belakang kalian.” 

Penjelasan Hadits 

Ibnu Batthal mengatakan, di dalamnya terdapat pengertian bahwa barangsiapa yang mengetahui suatu pengetahuan, maka ia harus menyampaikan kepada orang yang tidak mengetahuinya.
 
Dan sekarang ini hal itu merupakan fardhu kifayah karena sudah muncul dan tersebar luasnya Islam. Dan diharuskan bagi kaum muslimin untuk mengajarkan berbagai kewajiban kepada keluarganya. Demikian yang disampaikan oleh Al Karmani. 

Allah berfirman, 

“Tidak sepatutnya bagi orang orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari setiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi perigatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” (surat At Taubah: ayat 122) 

Oleh karena itu, para ulama berkewajihan untuk memberikan nasihat kepada umat manusia, sedangkan umat berkewajiban unluk mendengarnya serta pergi ke tempat-tempat pengajian dengan mengharapkan datangnya rahmat Alloh. 

Yang demikian itu didasarkan pada sabda Rasulullah, “Dan beritahukanlah hal itu kepada orang orang setelah kalian.”