Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist: Orang menjawab fatwa




Penjelasan Hadits 

Shalat yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah shalat kusuf (shalat ketika terjadi gerhana). 

Asma' adalah saudara perempuan Aisyah. Asma' ini sepuluh tahun lebih tua daripada Aisyah. Asma pernah melihat tanda dekatnya Hari Kiamat atau tanda yang menunjukkan bahwa matahari itu makhluk ciptaan yang berada di bawah kekuasaan Allah, yang mana matahari itu tidak mempunyai kekuasaan sama sekali atas hal-hal lainnya, bahkan ia tidak dapat melindungi diri sendiri.

 Kemudian Asma berkata, lalu aku berdiri mengerjakan shalat sehingga aku merasakan sakit karena berdiri lama di bawah terik matahari. 

Lebih lanjut, Rasulullah berbicara tentang fitnah kubur, dimana umat manusia ini akan diuji di dalam kuburnya, dan orang shalih yang membenarkan kenabian Muhammad selama hidupnya, mengamalkan syariatnya. 

Nabi Muhammad telah dalang kepada kami dengan membawa berbagai mukjizat yang menunjukkan kenabian beliau. Maka kami menerima dan membenarkan kenabiannya seraya meyakininya, Dan kami juga mengikuti Kitab Allah dan sunah Rasul-Nya. Setelah itu ia berkata, “Muhammad, tiga kali. Dua kali dengan menggunakan lafazh Muhammad, dan satu lagi dengan menyebutkan sifatnya, yaitu Rasul Allah. 

Sedangkan orang yang dalam keraguan akan terengah engah seraya terputus-putus dalam memberikan jawaban, karena ia sebagai orang yang kafir kepada Allah atau fasik yang tidak mengamalkan syariat Rasulullah. Allah berfirman 

“Allah meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang zhalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (surat Ibrahim: ayat 27) 

Oleh karena itu, para budiman berkewajiban mengerjakan amal shalih dan beranjak untuk taat kepada Allah, mudah-mudahan Allah senantiasa memelihara dan menjaga diri anda serta menyelamatkan kita dari siksaan dan adzab kubur. 

Di dalam hadits tersebut di atas terdapat beberapa pelajaran yang dapat kita ambil, yaitu: 

1. Berlindung kepada Allah dalam segala sesuatu, tunduk dan bersandar kepada-Nya pada saat berupaya memenuhi kebutuhan dan menangani berbagai kesulitan. 

2. Mandi, berwudhu, dan shalat untuk menghilangkan kebimbangan, kotor an, dan berbagai macam krisis. 

3. Ketaalan kepada Allah akan menyelamatkan dari adzab. 

4. Penegasan adanya adzab kubur dan pertanyaan yang diajukan oleh dua malaikat, Munkar dan Nakir, keluarnya Dajjal, serta penampakan diri Allah kepada Rasulullah. Dan bahwa orang yang meragukan kenabian Rasulullah dan kebenaran risalahnya, maka ia termasuk orang kafir. 

5. Disunahkannya shalat Kusuf dan pemanjangan waktu berdiri ketika mengerjakannya.

6. Diperbolehkannya bagi kaum wanita untuk bertasbih ketika dalam shalat.