Penjelasan Hadits
Ibnu Batthal mengemukakan, “Sesungguhnya wudhu ketika akan tidur merupakan suatu yang disunahkan dan dianjurkan. Demikian juga dengan membaca doa sebelumnya. Karena bisa jadi seseorang akan dicabut nyawanya ketika dalam keadaan tidur. Jika kejadian yang ada demikian, maka ia telah mengakhiri amalnya dengan wudhu dan doa yang mana hal itu merupakan amal yang sebaik-baiknya”
Imam An-Nawawi mengemukakan, “Di dalam hadits di atas terdapat tiga sunah penting.
Pertama, berwudhu ketika hendak tidur, dan jika ia dalam keadaan wudhu sebelumnya, maka yang demikian sudah cukup baginya. Karena, yang menjadi tujuan adalah tidur dalam keadaan suci, sebab dikhawatirkan ia akan mati pada malam tersebut. Dan tidur dalam keadaan suci itu akan memperoleh mimpi yang benar dan jauh dari permainan syaitan dalam tidurnya.
Kedua, tidur dengan membaringkan diri pada sebelah kanan, karena Nabi menyukai menggunakan sebelah kanan segala sesuatu yang baik.
Dan ketiga, dzikir kepada Allah, supaya hal tesebut yang menjadi penutup amal perbuatannya”