Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist permulaan turunya wahyu





Penjelasan hadis. 
Kata Al wahyu itu berarti pengetahuan secara sembunyi-sembunyi. Ada juga yang menyatakan, kata itu berarti pemberitahuan secara cepat. Dan setiap apa yang disampaikan baik itu berupa ucapan, risalah, maupun isyarat adalah wahyu. Dan diantara yang termasuk wahyu adalah mimpi dan ilham. 
Sedangkan menurut istilah syariat, wahyu berarti firman Alloh yang diturunkan kepada salah satu nabinya. Dan manfaat dari keadaan mencekam karena adanya unsur yang memberatkan itu adalah bertambah nya kedudukan dan meningginya derajat. 
Dan Malaikat yang dimaksud di dalam hadis ini adalah Jibril. 
Yang dimaksud dengan terputus nya wahyu adalah dengan pergi dan menghilang nya malaikat Jibril dari hadapan nabi Muhammad, atau berarti juga hilang nya keadaan mencekam dan situasi yang membingungkan dan situasi yang membingungkan. 
Keluar nya keringat dari dahi Rasulullah, itu disebabkan karena beratnya beban yang diemban. Berkenan dengan hal itu, Alloh berfirman dalam Al Quran, surat Al muzammil, ayat 5. Yang artinya, "Sesungguhnya kami akan menurunkan kepada mu perkataan yang berat. "
Dan untuk memahami ucapan yang terdengar seperti gemerincing nya lonceng adalah lebih sulit daripada memahami ucapan seseorang. Oleh karena itu, beliau menuturkan, "Hal itu terasa berat bagiku. " Yang demikian itu disebabkan karena banyaknya kesulitan dan kepayahan pada saat turunnya wahyu tersebut, karena itu datang dengan tiba-tiba diluar kebiasaan manusia. Dan hal itu dimaksudkan untuk menguji kesabaran beliau, sehingga beliau tekun dalam mengemban tugas kenabian. 
Kesimpulan dari hadis ini; terdapat dua kondisi wahyu turun pada Nabi muhammad. Ada kondisi ketika wahyu itu terasa membebani , ada kalanya Malaikat Jibril menyerupai manusia saat menyampaikan wahyu.