Hadist-hadist pilihan dari kitab Shahih Bukhari

Hadist: Bersuci dengan batu berjumlah ganjil



Penjelasan Hadits 

Maksudnya, orang yang dalam keadaan tidur tidak mengetahui dimana tangannya di letakkan pada bagian tubuhnya, yang bersih maupun yang najis.

Dan hal ini tidak khusus pada saat tidur saja, tetapi termasuk juga orang yang meragukan tangannya bersih atau najis. 

Kemudian para ahli fikih sepakat bahwa jika orang yang dalam keraguan seperti itu memasukkan tangannya ke dalam air, maka hal itu tidak berpengaruh pada air tersebut, berbeda dengan apa yang dikemukakan oleh Ishak, Dawud, dan lain-lainnya. 

Dan hal itu hilang kecuali dengan membasuhnya tiga kali, sebagaimana yang ditetapkan Al-Buwaithi, dan itulah yang dituntut pada setiap kali berwudhu sekalipun berwudhu dari pancuran atau kran, maka disunahkan untuk membasuhnya juga sebagai tindakan kehatia-hatian terhadap adanya kotoran padanya. 

Sedangkan orang yang mengetahui dimana tangannya menempel pada saat ia tidur, misalnya ia menyadari bahwa ia menyarungkan tangannya dengan kain pada saat tidur, lalu ia bangun dan melihatnya tangannya masih dalam keadaan seperti itu, maka ia tidak perlu mencucinya. Memang benar, ia tetap disunahkan untuk mencuci keduanya dengan air yang tidak terlalu banyak.